Masjidil Haram di Makkah adalah tempat suci yang menjadi pusat spiritual umat Islam di seluruh dunia. Banyak yang mengetahui keutamaannya, seperti menjadi kiblat umat Islam dan tempat Ka’bah berada. Namun, ada beberapa keutamaan Masjidil Haram yang mungkin belum banyak diketahui. Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa keutamaan tersebut:
1. Shalat di Masjidil Haram Bernilai 100.000 Kali Lipat
Salah satu keutamaan paling populer namun sering dilupakan maknanya adalah pahala shalat di Masjidil Haram yang setara dengan 100.000 kali shalat di tempat lain. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali daripada shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Namun, keutamaan ini bukan hanya soal pahala. Hal ini mengajarkan pentingnya memanfaatkan waktu di Masjidil Haram untuk memperbanyak ibadah dengan khusyuk.
Masjidil Haram adalah salah satu tempat terbaik untuk memanjatkan doa. Banyak orang fokus pada Multazam (dinding antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah) sebagai tempat mustajab, tetapi sebenarnya seluruh area Masjidil Haram memiliki keutamaan ini. Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebut Tanah Haram sebagai tempat yang diberkahi dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya rumah pertama yang dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.” (QS. Ali Imran: 96).
3. Malaikat Selalu Memenuhi Masjidil Haram
Tidak banyak yang menyadari bahwa Masjidil Haram adalah tempat yang senantiasa dipenuhi oleh malaikat. Para malaikat turun untuk mencatat amal ibadah dan membawa rahmat bagi para jamaah. Hal ini memberikan motivasi tambahan bagi setiap Muslim untuk memanfaatkan setiap detik berada di sana dengan amalan terbaik.
4. Tanah Haram (Suci) yang Terlindungi
Masjidil Haram dan sekitarnya adalah Tanah Haram yang dilindungi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Dalam hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Sesungguhnya kota ini (Makkah) telah Allah jadikan sebagai tanah haram pada hari Dia menciptakan langit dan bumi. Kota ini akan tetap haram hingga hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya, segala bentuk pelanggaran atau kezaliman di Tanah Haram akan mendapat balasan yang lebih berat. Hal ini juga berlaku bagi perbuatan baik, yang pahalanya dilipatgandakan.
5. Tempat Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Ismail Alaihissalam Berdo’a
Masjidil Haram adalah lokasi di mana Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Ismail Alaihissalam berdoa agar keturunan mereka menjadi umat yang taat. Jejak sejarah ini menambah kekhusyukan setiap Muslim yang beribadah di sana.
6. Ka’bah Sebagai Titik Sentral Energi Spiritual Dunia
Ka’bah yang terletak di pusat Masjidil Haram adalah kiblat umat Islam di seluruh dunia. Selain itu, secara spiritual, Ka’bah dianggap sebagai tempat yang memancarkan energi positif. Setiap thawaf mengelilingi Ka’bah adalah bentuk meditasi spiritual yang unik dalam Islam.

7. Setiap Detik Bernilai Ibadah
Berada di Masjidil Haram, bahkan tanpa melakukan ibadah khusus seperti shalat atau thawaf, tetap bernilai ibadah. Keberadaan seseorang di sana dihitung sebagai amal shaleh, sehingga jamaah dianjurkan untuk senantiasa memperbanyak dzikir dan istighfar.
8. Pembersihan Dosa yang Besar
Masjidil Haram bukan hanya tempat yang memberikan pahala besar, tetapi juga tempat di mana dosa-dosa diampuni. Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa melaksanakan Haji ke Baitullah dan tidak melakukan rafats (perbuatan keji) dan tidak berbuat fasik, maka dia akan kembali seperti bayi yang baru dilahirkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Masjidil Haram memiliki keutamaan luar biasa yang sering kali tidak sepenuhnya disadari oleh banyak orang. Memahami keutamaan ini dapat meningkatkan kualitas ibadah kita di sana dan menumbuhkan rasa syukur yang mendalam. Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan kesempatan kepada kita semua untuk mengunjungi Masjidil Haram dan merasakan keberkahan luar biasa yang ada di tempat suci ini. [adv.onlinelagi].
