Aqiqah itu hukumnya wajib ga sih?

Dalam agama Islam, Aqiqah, merupakan salah satu sunnah, yang bisa dilakukan sebagai bentuk rasa bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena lahirnya anak serta berharap berkah dan perlindungan bagi anak tersebut.

Sedangkan untuk pelaksanaan Aqiqah ini, merupakan sunnah Muakkadah, yang artinya sunnah yang sangat dianjurkan tetapi tidak wajib. Jadi, untuk melaksanakan Aqiqah memang sangat dianjurkan, namun hal ini bukanlah kewajiban yang harus dilakukan. Sehingga, jika ada yang merasa belum dapat melaksanakan Aqiqah, dengan alasan keuangan atau hal lainnya, maka dia pun tidak akan berdosa.

Salah satu prosesi acara Aqiqah dengan mengguting rambut anak

Namun, bagi yang mampu, maka pelaksanaan Aqiqah ini, disunnahkan pada hari ke tujuh setelah hari kelahiran anak. Hal ini merujuk pada hadist Dari Samurah bin Jundab, Nabi SAW bersabda: “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

Untuk hewan Aqiqah, Dari Aisyah Radhiyallahu Anha, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan kami untuk menyembelih dua ekor kambing yang sepadan untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan.” (HR. Tirmidzi). 


Mutiara Hati Aqiqah, memiliki beberapa paket untuk aqiqah yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Tidak hanya membantu proses potong hewan, tapi juga sampai ke proses olah makanannya serta untuk pendistribusian makanan Aqiqah ini. Karena Aqiqah ini merupakan bentuk wujud dari rasa bersyukur atas kelahiran putra atau putri, dan tentu ingin juga berbagi rasa bahagia ini dengan orang lain. [adv.onlinelagi]